Senin, 12 Januari 2009

Pelatihan Dokter Kecil

Upaya meningkatkan Kesehatan Masyarakat Melalui Murid Sekolah Dasar

Pola hidup masyarakat yang kurang bersih dan tidak memperhatikan kaedah kesehatan menyebabkan lingkungan sekitar menjadi kotor dan kumuh, dengan kondisi lingkungan yang tidak sehat tersebut berpotensi menyebabkan berbagai penyakit seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), Penyakit kulit dan diare dapat menjangkiti manusia dengan mudah. Gambaran kondisi kesehatan tersebut masih dapat ditemui di beberapa desa yang berada di dalam wilayah konsesi PT. Adindo Hutani Lestari, salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat.
Untuk mengatasi persoalan tersebut harus dilakukan berbagai pendekatan di bidang kesehatan secara komprehensif, salah satu yang bisa dilakukan oleh program Damarpalibo adalah mencoba menjalankan program kesehatan bekerjasama dengan Dinas kesehatan dan dinas pendidikan setempat dalam bentuk pelatihan dokter kecil. Pelatihan dokter kecil secara langsung ditujukan kepada siswa-siswi sekolah dasar dengan didampingi oleh guru bidang UKS, diharapkan adanya pelatihan dokter kecil melalui siswa-siswi sekolah dasar dapat berimbas hingga ke orang tua mereka.

Pelaksana pelatihan dokter kecil yakni Staff Comdev di Estate (Sesayap dan Sebakis) dan Staff Comdev Head Office sebagai supporting team bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat sebagai fasilitator kegiatan antara lain Puskesmas Tidung Pala dan Puskesmas Sesayap Hilir di Kabupaten Tana Tidung, Puskesmas Sekatak di Kabupaten Bulungan dan Puskesmas Sanur di Sebuku Kabupaten Nunukan.

Adapun tujuan pelatihan dokter kecil adalah (1.) Membangun citra/image yang baik bagi PT. Adindo Hutani Lestari, (2.) Secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat khususnya anak-anak sekolah, (3.) Memupuk kebiasaan hidup sehat dan meningkatkan derajat kesehatan yang mencakup memiliki pengetahuan, sikap dan ketrampilan untuk melaksanakan prinsip hidup bersih dan sehat. Sedangkan ouput pelatihan ini adalah (1.) Terimplementasikannya pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan sekolah dan masyarakat desa secara luas, (2.) Adanya kontribusi peserta pelatihan dalam berpartisipasi aktif terkait usaha peningkatan kesehatan diri sendiri dan masyarakat di sekitarnya.

Peserta pelatihan dokter kecil dipilih oleh guru pendamping di masing-masing sekolah, menurut info dari guru pendamping bahwa pemilihan siswa-siswi dalam pelatihan ini dikaitkan dengan pengembangan kegiatan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) disekolah masing-masing dan didasarkan kepada jenjang kelas yang dianggap mempunyai kemampuan menerima bahan pelatihan dan tidak sedang disibukan untuk persiapan ujian nasional, oleh karena itu siswa-siswi kelas IV dan V berprestasi terpilih menjadi peserta pelatihan.

Berbagai materi disampaikan oleh fasilitator dari puskesmas, antara lain :
1. Puskesmas Tidung Pala dan Sesayap Hilir menyampaikan materi tentang : (a.) Penanganan diare, disentri, amubiosis, (b.) Praktek penanganan pingsan, (c.) Pengenalan malaria dan demam berdarah, (d.) Penanganan luka kecil dan patah tulang, (e.) Simulasi penanganan luka kecil dan patah tulang.
2. Puskesmas Sanur menyampaikan materi tentang : (a.) Penanganan pingsan, (b.) Pengenalan penyakit dan penangannya, (c.) Penanganan luka kecil, (d.) Simulasi penanganan luka kecil.
3. Puskesmas Sekatak menyampaikan materi tentang (a.) Kesehatan sekolah dan sanitasi lingkungan, (b.) Pengetahuan tentang gizi, kesehatan ibu dan anak (c.) Imunisasi anak, (d.) Pengenalan penyakit-penyakit (Malaria, Diare, Demam berdarah), (e.) Simulasi dan penanganan pingsan maupun luka kecil.


Pada dasarnya materi yang disampaikan dalam pelatihan dokter kecil dapat dimengerti oleh para peserta, mereka menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dokter kecil belum pernah diadakan pihak puskesmas dan dinas kesehatan di Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Bulungan dan baru kali ini diadakan. Pihak puskesmas berharap bahwa pelatihan seperti ini bisa berkelanjutan dengan memberikan materi lanjutan bagi siswa-siswi yang sudah pernah mengikuti pelatihan dasar untuk memperdalam pemahaman dari Usaha Kesehatan Sekolah, sedangkan pihak Dinas Kesehatan berharap dengan adanya pelatihan ini siswa-siswi sekolah dasar mulai sadar dan lebih memahami arti penting kesehatan mulai dari usia dini di bangku sekolah karena mereka merupakan sumber daya manusia di masa mendatang.

Bertepatan dengan akhir dari pelatihan, PT. Adindo Hutani Lestari memberikan bantuan berupa perlengkapan dan material kebutuhan P3K berupa obat-obatan yang menjadi standar kotak P3K beserta kotak P3K. Diharapkan dari hasil pelatihan tersebut murid yang menjadi kader dokter kecil dapat mempraktekkan di sekolah masing-masing, termotivasi melakukan kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah di sekolahnya, dan mengimplementasikan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan sekolah dan masyarakat desa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar